Info Sekolah
Rabu, 21 Feb 2024
  • Selamat datang di website resmi SMP Negeri 8 Madiun

Buka Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7, Nadiem Ingat saat Awal Jadi Menteri

Diterbitkan : - Kategori : Berita Sekolah / umum

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) sudah memasuki angkatan ke-7 dan telah resmi dimulai hari ini, Kamis (20/10/2022). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi membuka program ini secara daring.

 

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki program khusus bagi para guru Indonesia. PGP merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik.

Dikutip dari laman resmi Kemendikbud, rangkaian PGP angkatan 1 dimulai pada 15 Juni 2020 dan mulai berjalan pada 13 Oktober 2020. Pada angkatan pertama ini, jumlah target calon guru penggerak adalah 2.800 guru dari 56 daerah di Indonesia. 

Saat ini PGP sudah memasuki angkatan ke 7 dengan target jumlah calon guru penggerak yakni 20.000 guru dari 446 daerah di Indonesia. Memasuki angkatan ke-7, semakin banyak guru yang antusias mengikuti proses seleksi. 

Dalam webinar yang digelar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbudristek melalui YouTube (20/10/2022) diumumkan bahwa PGP angkatan ke 7 resmi dimulai.
Resmi dibuka Mendikbudristek

PGP angkatan ke-7 ini resmi dibuka langsung oleh Nadiem. Ia menaruh harapan besar dari para guru yang nantinya telah berhasil menjadi Guru Penggerak.

“Sejujurnya saya merasa senang sekaligus terharu Program Pendidikan Guru Penggerak ini sudah sampai angkatan ke 7. Saya ingat bulan-bulan awal menjalankan amanah sebagai Menteri Pendidikan, saya menemui guru-guru di daerah, saya kagum atas semangat guru untuk memberikan yang terbaik bagi muridnya, terlepas dari segala keterbatasan yang ada,” ujar Nadiem.

Lebih lanjut, Nadiem mengapresiasi dedikasi yang dilakukan para guru ini demi pendidikaan di Indonesia. “Dedikasi para guru ini harus diimbangi dengan rasa berani. Keberanian untuk refleksi, keberanian berubah ke arah lebih baik, keberanian menjadi pemimpin perubahan. Ini adalah pemikiran awal saya saat memulai PGP,” kata Nadiem.

Melalui program ini, Nadiem berharap para guru bisa mengambil kesempatan sebaik mungkin. Para guru juga berkesempatan mengambil banyak pembelajaran serta menjalin persahabatan dengan banyak guru dari berbagai daerah di Indonesia.

“Selamat mengikuti Pendidikan Guru Penggerak, saya tunggu inovasi hebat yang lahir dari dedikasi dan rasa berani untuk terus bergerak serentak mewujudkan merdeka belajar,” harap Nadiem.
Libatkan 18.079 Guru dari 32 Provinsi

Dr. Praptono, M.Ed selaku Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Tenaga Kependidikan Kemdikbudristek menjelaskan jumlah guru yang terlibat dalam program PGP angkatan ke-7 ini. Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan ke-7 ini terbagi menjadi dua jalur. PGP reguler dengan jumlah 17.885 orang adalah para guru yang berasal 285 kabupaten dan kota di 32 provinsi di Indonesia.

“Kemudian ada Program Pendidikan Calon Guru Penggerak Rekognisi yang diikuti 194 orang. Calon guru penggerak rekognisi ini sebelumnya mengikuti program praktik lalu lolos seleksi PGP,” jelas Praptono.

Lebih lanjut, Praptono menjelaskan dari total 18.079 calon guru penggerak yang mengikuti PGP ini akan mengikuti pelatihan dan proses pendidikan selama periode 6 bulan.

“Total PGP 18.079 peserta ini merupakan hasil seleksi dari 220 ribu kandidat,” lanjut Praptono.

PGP akan dijalankan di Balai Besar Guru Penggerak yang tersebar di 11 Provinsi yakni di Jabar, Jogja, Sumatera Utara, Aceh, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. 

Program ini juga akan melibatkan 978 fasilitator serta 3.067 pengajar praktik untuk PGP regular. Sementara untuk Program Pendidikan Calon Guru Penggerak Rekognisi akan disediakan 20 fasilitator.

Nantinya, para guru yang telah lulus mengikuti PGP diharapkan dapat menjadi pribadi yang siap jadi pemimpin sekolah, kepala sekolah, penggagas atau pejabat struktural di bidang pendidikan.
Pelaksanaan PGP angkatan ke-7

Prof Dr. Nunuk Suryani, M.Pd selaku Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek menyampaikan jadwal pelaksanaan PGP angkatan ke-7 ini.

“PGP tahap 1 dimulai pada 20 Oktober sampai 21 Desember 2022. Kemudian akan dilanjutkan di tahun anggaran 2023 yang jadwalnya mulai 4 Maret hingga 21 Juli 2023,” jelas Nunuk.

Sumber : https://www.detik.com/edu/edutainment/d-6359204/buka-pendidikan-guru-penggerak-angkatan-7-nadiem-ingat-saat-awal-jadi-menteri.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar